Konseptual, Strategi, dan Implementasi Blue Economy dalam Pengelolaan Perikanan Laut dan Air Tawar

Penulis

  • Sandra Dewi Elizabet Kaunang Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta
  • Talitha Amanda Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta
  • Suhana Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta
  • Peggy Ratna Marlianingrum Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta
  • Muhamad Reza Pahlevi Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta
  • Taufan Setia Nusantara Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.37932/jelawat.v1.i1.916

Kata Kunci:

Blue Economy, perikanan berkelanjutan, inovasi teknologi, strategi pengelolaan, ekonomi pesisir

Abstrak

Blue Economy merupakan konsep pembangunan berkelanjutan yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian sumber daya laut serta perikanan air tawar. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep, strategi, dan implementasi Blue Economy dalam pengelolaan perikanan laut dan air tawar di Indonesia. Dengan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi aspek inovasi, kebijakan, serta tantangan yang dihadapi dalam penerapan Blue Economy di sektor perikanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Blue Economy memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan pembudidaya ikan, tantangan seperti kurangnya infrastruktur, regulasi yang belum optimal, serta kesadaran masyarakat masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi yang lebih terintegrasi, seperti digitalisasi sektor perikanan, peningkatan kapasitas nelayan, serta penguatan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta. Dengan demikian, implementasi Blue Economy dapat memberikan dampak positif bagi keberlanjutan ekosistem perikanan serta kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir. Hasil menunjukkan bahwa penerapan Blue Economy berdampak positif pada peningkatan kesejahteraan nelayan dan keberlanjutan ekosistem perairan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

FAO. (2022). The State of World Fisheries and Aquaculture 2022. Rome: FAO.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2023). Statistik Perikanan Indonesia. Jakarta: KKP.

LIPI. (2021). Laporan Degradasi Ekosistem Air Tawar di Indonesia. Jakarta: LIPI Press.

Siry, H. Y. (2021). Kebijakan Blue Economy di Indonesia: Peluang dan Tantangan. Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan.

Kusnadi, E. (2022). Kearifan Lokal dalam Praktik Perikanan Tradisional di Nusantara. Jurnal Antropologi Indonesia.

FAO. (2022). The State of World Fisheries and Aquaculture. Rome.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). (2023). Laporan Tahunan Statistik Perikanan Indonesia.

Gunter Pauli. (2010). The Blue Economy: 10 Years, 100 Innovations, 100 Million Jobs.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook.

UNEP. (2015). Blue Economy: Sharing Success Stories to Inspire Change.

Setiawan, B. (2021). Strategi Implementasi Blue Economy di Kawasan Pesisir Indonesia. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.

Unduhan

Diterbitkan

25-02-2025

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Kaunang, S. D. E., Amanda, T., Suhana, Marlianingrum, P. R., Pahlevi, M. R., & Nusantara, T. S. (2025). Konseptual, Strategi, dan Implementasi Blue Economy dalam Pengelolaan Perikanan Laut dan Air Tawar. Jurnal Ekonomi Laut Dan Air Tawar, 1(1), 1-8. https://doi.org/10.37932/jelawat.v1.i1.916

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama