SISTEM SOSIAL-EKOLOGI MANGROVE DI KABUPATEN TANGERANG
DOI:
https://doi.org/10.37932/j.e.v11i2.386Kata Kunci:
sistem sosial-ekologi, ekosistem mangrove, ekonomi kesejahteraanAbstrak
Penelitian ini bertujuan memformulasikan sistem sosial-ekologi pemanfaatan kawasan ekosistem mangrove di Kabupaten Tangerang. Analisis sosial ekologi ini terkait dengan ketahanan sosial dan ekologis yang dalam konteks ini mencakup mekanisme masyarakat untuk hidup bersama sebagai sebuah komunitas. Pendekatan didasarkan pada kerangka kerja sistem sosial ekologi (SSE) yang merupakan interaksi antara ekosistem mangrove dan sistem sosial di pesisir Kabupaten Tangerang. Metode pengumpulan data untuk memformulasikan sistem sosial-ekologi pemanfaatan ekosistem mangrove yang diperlukan adalah berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi lapang habitat ekosistem mangrove di 6 kecamatan pesisir Kabupaten Tangerang. Data sekunder dikumpulkan dari BPS (Badan Pusat Statistik), Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Kehutanan, Bappeda (Badan Perencanaan Daerah), laporan studi penelitian, dan publikasi ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah permasalahan yang bersifat sosial-ekonomi telah mengakibatkan menurunnya luasan mangrove yang berakibat pada turunnya lapangan usaha perkanan. Masalah tersebut meliputi konflik penggunaan lahan, aktivitas ekonomi, deforestasi dan konversi lahan. Permasalahan tersebut dipicu oleh perubahan karakteristik ekosistem, dari yang bersifat maritim ke arah terestrial, yang berdampak pada perubahan pola penghidupan masyarakat. Sejalan dengan perubahan menurunnya luasan mangrove, menyebabkan menurunnya jumlah tangkapan ikan dan pendapatan pemanfaat ekosistem mangrove tersebut. Selanjutnya, hasil penelitian harus difokuskan pada optimalisasi pengelolaan ekosistem mangrove yang berkelanjutan, agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir
Unduhan
Referensi
Aida G. R. 2015. Model Dinamik Nilai Ekonomi Ekosistem Mangrove di Wilayah Pesisir Kabupaten Tangerang Provinsi Banten. (Tesis). Bogor (ID) : Institut Pertanian Bogor
Bengen D G. 2002. Sinopsis Ekosistem dan Sumberdaya Alam Pesisir dan Laut serta Prinsip Pengelolaannya. Bogor. Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan.
Berkes, F., Colding, J., and Folke, C. 2003. Navigating Social–Ecological Systems: Building Resilience For Complexity And Change. Cambridge University Press, Cambridge, UK.
Berkes, F., Folke, C., & Colding, J. 2000. Linking social and ecological systems: Management practices and social mechanisms for building resilience, Cambridge University Press.
Costanza, R., R de Groot, P. Sutton, S. van der Ploeg, SJ Anderson, I Kubiszewski, S Farber, and R K Turner. 2014. Changes in the global value of ecosystem services. Global Environmental Change. 26(2014) 152-158
Deardorff, Alan V. (2014), "Welfare economics", Deardorffs' Glossary of International Economics
Glaser, M., Krause, G., Ratter, B., and Welp, M. 2008. Human-Nature-Interaction in the Anthropocene. Potential of Social-Ecological Systems Analysis.
Gómez Baggethun, E, E. Corbera, and V. Reyes-GarcÃa. 2013. Traditional Ecological Knowledge And Global Environmental Change: Research Findings And Policy Implications Ecology and Society 18(4): 72.http://dx.doi.org/10.5751/ES. 06288-180472
Gunderson, L. H., and Holling C. S. 2002. Panarchy: understanding transformations in human and natural systems. Island Press, Washington, D.C., USA.
Koch E.W, Barbier E.B, Silliman B.R, Reed D.J, Perillo G. ME, Hacker S.D, Granek E.F, Primavera J.H, Muthiga N, Polasky S., Halpern B.S, Kennedy C.J., Kappel C.V., Wolanski E. 2009. Non-linearity in ecosystem services: temporal and spatial variability in coastal protection. Frontiers in Ecology and the Environment. https://doi.org/10.1890/080126
Kusmana C. 2002. Pengelolaan Ekosistem Mangrove Secara Berkelanjutan dan Berbasis Masyarakat. Jakarta. Makalah disampaikan pada Lokakarya Nasional Pengelolaan Ekosistem Mangrove
Krieger, N., 1994. 'Epidemiology and the web of causation: has anyone seen the spider?', Social Science and Medicine, no.39, pp. 887-903
Machlis, G.E., Force J.E, and. Burch, W.R Jr. 1997. The human ecosystem part I: The human ecosystem as an organizing concept in ecosystem management. Society and Natural Resources, Vol.10, pp.347-367.
Muhsin dan Indrawati. 2008. Keanekaragaman Tumbuhan Air pada Perairan Sungai dan Rawa di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara. WARKA-WIFTEK 16, pp:5-9.
Muzani. 2014. Optimasi Kelembagaan dalam Pengelolaan Ekosistem Mangrove berbasis Perikanan (Kasus di Kab. Tangerang, Provinsi Banten. (Disertasi). Bogor (ID) : Institut Pertanian Bogor
Redman, C., Grove, M. J. and Kuby, L. 2004. Integrating Social Science into the Long Term Ecological Research (LTER) Network: Social Dimensions of Ecological Change and Ecological Dimensions of Social Change. Ecosystems Vol.7(2), pp. 161-171.
Stiglitz J.E. 2017. The Welfare State In The Twentyfirst Century. Roosevelt Institute. Columbia University
Tuan, V.Q, Kuenzer C, Vo M. Q, Moder F, Oppelt N. 2012. Review of Valuation Methods for Mangrove Ecosystem Services. Ecological Indicators Journal. Elsevier Journal
Turner, Billie Lee, Pamela A. Matson, James J. McCarthy, Robert W. Corell, Lindsey Christensen, Noelle Eckley, Grete K. Hovelsrud-Broda et al. 2003. "Illustrating the coupled human–environment system for vulnerability analysis: three case studies." Proceedings of the National Academy of Sciences 100, no. 14, pp. 8080-85.
United Nations Environment Programme (UNEP). 2008. Ecosystem Service TEEB. Retrieved February 18, 2014, from The Economics of Ecosystems and Biodiversity: http://teebweb.org/resources/ecosystem-services/
Young, O.R., Berkhout, F., Gallopin, G.C. Janssen, M.A., Ostrom, E. & van der Leeuw, S. 2006. 'The globalization of socio-ecological systems: An agenda for scientific research', Global Environmental Change, vol. 16, no. 3, pp. 304-16.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam JEKOBIS: Jurnal Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Lisensi ini memperbolehkan pengguna untuk menggandakan, mendistribusikan, serta mengadaptasi artikel untuk berbagai keperluan, termasuk tujuan komersial, dengan kewajiban mencantumkan atribusi yang sesuai kepada penulis dan JEKOBIS, menyertakan tautan ke lisensi CC BY-SA 4.0, serta menunjukkan perubahan apabila dilakukan. Setiap karya turunan harus didistribusikan di bawah lisensi yang sama.
Hak cipta setiap artikel tetap berada pada penulis, sementara hak publikasi pertama diberikan kepada JEKOBIS.